kau kembali lagi dalam pangkuan duka
ribuan orang terpesona
menatap air matamu yang jernih
dan pundakku masih menjadi tumpuan
pesakitan yang melenggu jiwamu
kau kembali lagi dalam pangkuan duka
ribuan orang terpesona
menatap air matamu yang jernih
dan pundakku masih menjadi tumpuan
pesakitan yang melenggu jiwamu